UUD1945 pasal 28 A – J Tentang HAM Pasal 28A Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Makna:. Maksud isi tersebut adalah bahwa setiap manusia terutama warga negara indonesia, sejak ia lahir mempunyai hak yang sama dalam hal hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya. 1Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. 1.Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, kembang, dan berpartisipasi terhadap anak untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar anak. Tindakan tersebut perlu dilakukan secara sadar, terencana, sistematis dan berkelanjutan.25 Dokumentasikeperawatan adalah informasi tertulis tentang status dan perkembangan kondisi kesehatan pasien serta semua kegiatan asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat (Fischbach, 1991) B. RUMUSAN MASALAH a) Mengetahui Aspek Legal Dalam Praktik Keperawatan b) Mengatahui dan memahami UU No. 23 tahun 1992 tentang GerakanNasional Orang Tua Asuh (GNOTA) adalah sebuah organisasi sosial nirlaba, independen dan transparan yang didirikan pada tanggal 29 Mei 1996. Ini adalah sebuah gerakan inisiatif dari masyarakat untuk menjaga agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan dasar sebagai landasan meraih masa depan yang lebih baik. Kantor Taman A-9 Unit D Jl DR. Diamanatkandalam UUD 1945 bahwa tiap warga negara berhak mendapat pendidikan (Pasal 31, ayat 1). Untuk itu pendidikan nasional harus mampu kompetensi agar bisa dicapai sesuai kebutuhan yang diharapkan, sehingga dapat Paket A: Memiliki keterampilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 2. Paket B: Memiliki keterampilan untuk . PENGANTAR Setelah beristirahat di malam hari, semua orang bangun dan kemudian sibuk dengan kegiatan masing-masing. Coba perhatikanlah kesibukan di rumahmu! Apa yang dilakukan masing-masing anggota keluargamu setiap hari? Setiap manusia tentu mempunyai banyak kegiatan untuk dilakukan bukan? Misalnya mandi, membereskan dan membersihkan tempat tidur, menyiapkan makan, menyiapkan pakaian untuk kerja atau sekolah, berolah raga, berdagang, bermain, berkebun, dan lain-lain. Kegiatan itu tentu saja akan memerlukan benda dan jasa sebagai perangkat kebutuhan untuk memperlancar kegiatan-kegiatan itu. Bagaimanakah caranya supaya perangkat kebutuhan itu dapat terpenuhi? Biasanya manusia senantiasa sibuk untuk melaksanakan interaksi dan komunikasi dengan sesamanya, baik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, ataupun antara kelompok dengan kelompok lainnya. Hal itu dilakukan untuk mencapai tujuan, yaitu memenuhi kebutuhannya, misalnya kebutuhan jasmani, kebutuhan rohani, kebutuhan yang sifatnya kebendaan, atau kebutuhan berupa jasa. Untuk lebih memahami perilaku manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral, pelajarilah materi pada artikel ini! Hakikat Manusia sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral 1. Manusia sebagai Makhluk Sosial yang Bermoral Secara sadar ataupun tidak sadar, manusia sebagai makhluk hidup akan membutuhkan orang lain. Tiada satu pun manusia yang dapat hidup sendiri tanpa berhubungan dengan manusia lainnya. Hubungan sesama manusia itu mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Berkenaan dengan hal itu, seorang filsuf Yunani yang bernama Aristoteles menyatakan bahwa manusia adalah zoon politicon, yaitu makhluk bermasyarakat. Artinya, manusia tidak dapat hidup tanpa ada manusia lain. Karena itulah, manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Selanjutnya, coba kamu perhatikan contoh-contoh kegiatan manusia yang berkaitan dengan kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk sosial berikut ini. Bayi yang lapar atau haus akan langsung menangis. Bayi itu membutuhkan pertolongan ibunya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Seorang anak usia Taman Kanak-kanak membutuhkan pertolongan ibunya saat akan mengenakan pakaian. Apabila sudah tumbuh besar, seorang anak akan memerlukan teman untuk bermain, dan lain-lain. Semakin dewasa, seorang manusia akan membutuhkan manusia lainnya, baik secara individu atau berkelompok. Dengan hidup berkelompok, manusia akan semakin mudah untuk Kalau sedang ada masalah, kamu tipe orang yang memendam masalah itu sendiri atau menceritakannya kepada orang lain? Yuk, tulis di kolom komentar, ya. Artikel sosiologi kelas 10 ini akan menjelaskan maksud dari hakikat manusia sebagai makhluk sosial beserta contohnya. — Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang nggak bisa hidup seorang diri. Dalam hidup, setiap orang perlu berinteraksi dan membutuhkan bantuan seseorang dalam kehidupan sehari-harinya. Misalnya, ketika kamu curhat kepada teman atau Ibumu mengenai nilai ulangan sosiologimu yang turun. Bagi sebagian orang, memiliki tempat nyaman untuk menceritakan masalahnya kepada orang lain merupakan sebuah keberuntungan. Kita sebagai manusia jadi memiliki ruang untuk mengekspresikan dan mengeluarkan segala unek-unek yang tersimpan. Hal ini menjelaskan bahwa manusia memerlukan bantuan orang lain dalam memenuhi segala kebutuhannya. Manusia merupakan makhluk individu yang harus mengembangkan diri dan kepribadiannya agar dapat bertahan hidup dan beradaptasi dengan manusia lain di masyarakat sebagai makhluk sosial. Maka dari itu, manusia tidak bisa melepaskan dirinya dari orang lain. Itulah hakikat manusia sebagai makhluk sosial atau homo socius. Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Sosial Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, sosial adalah hal-hal yang berkenaan dengan masyarakat atau sifat-sifat kemasyarakatan yang memperhatikan kepentingan umum. Manusia dinyatakan sebagai makhluk sosial sosial sudah terjadi sejak ia lahir. Seorang manusia yang akan lahir pasti membutuhkan manusia lain untuk memberikan pertolongan. Nah, hal ini berlaku untuk semua manusia tanpa melihat sebuah kedudukan atau kekayaan. Lalu, apa yang dimaksud dengan manusia sebagai makhluk sosial? Yup! Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi atau berinteraksi dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Baca Juga Mengenal Objek Kajian Sosiologi dan Jenis-Jenisnya Adanya hubungan timbal balik antara satu manusia dengan manusia lainnya membuktikan bahwa manusia pasti selalu bergantung pada orang lain agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya, saat berada di pasar untuk berbelanja makanan atau kebutuhan lainnya, kamu sebagai pembeli harus berinteraksi dengan penjual untuk mendapat sebuah kesepakatan. Atau ketika belajar di dalam kelas, adanya interaksi antara guru dan murid agar mendapat ilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan pernyataan “Manusia baru bisa dikatakan sebagai manusia yang sebenarnya, jika berada dalam masyarakat”, bahwa dalam bermasyarakat, manusia melakukan komunikasi, sosialisasi dan interaksi dengan masyarakat lainnya. Siapa yang mau diskon ruangguru sampai 60%? Akuuu~ Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki rasa empati, simpati, toleransi, setia kawan dan saling tolong menolong terhadap manusia lain. Hal tersebut yang membentuk keharmonisan dan kerukunan yang ada di lingkungan masyarakat sehingga muncul norma, etika, dan sopan santun yang dianut oleh masyarakat. Nah, ketika hal itu dilanggar maka akan terjadi sebuah penyimpangan sosial. Setelah kamu mengetahui pengertian dan ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial. Nah, selanjutnya ada beberapa contoh tindakan manusia sebagai makhluk sosial. Kira-kira apa aja ya? Contoh Manusia sebagai Makhluk Sosial 1. Gotong Royong Gotong royong merupakan salah satu contoh manusia sebagai makhluk sosial. Gotong royong adalah bentuk kerja sama antara sejumlah orang dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat untuk menyelesaikan pekerjaan yang dianggap untuk kepentingan bersama. Nah, gotong royong memiliki beberapa manfaat, yaitu mempererat tali persaudaraan, meningkatkan keterampilan sosial, jadi lebih percaya diri, dan menimbulkan kebahagiaan dari sebuah kebersamaan. Contoh gotong royong, yaitu membersihkan lingkungan kerja bakti, saling membantu masyarakat yang terkena musibah, dan membangun fasilitas umum di lingkungan sekitar misalnya jalan atau jembatan. 2. Sopan santun di lingkungan masyarakat Sebagai makhluk sosial, kita harus bisa mengendalikan diri sendiri salah satunya yaitu berperilaku sopan santun terhadap sesama. Contoh berperilaku sopan santun yaitu menghormati orang yang lebih tua, menggunakan tangan kanan ketika menerima sesuatu, tidak berkata kasar, berpakaian sopan santun, dan masih banyak lagi. Baca Juga Realitas Sosial sebagai Objek Kajian Sosiologi 3. Berkelompok Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial karena pada diri manusia terdapat dorongan untuk berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, setiap manusia juga pasti memiliki kebutuhan sosial untuk hidup berkelompok dengan orang lain. Nah, kebutuhan untuk hidup berkelompok atau berteman dengan orang lain terbentuk atas beberapa faktor. Beberapa faktornya yaitu karena adanya kedekatan, kesamaan ciri atau kepentingannya masing-masing. Misalnya, seseorang yang berprofesi sebagai artis, lebih cenderung untuk mencari teman sesama artis lagi. Contoh kelompok sosial lainnya, yaitu OSIS, ekstrakurikuler di sekolah, atau komunitas pecinta hewan, kelompok arisan, paguyuban RT dan lain-lain. 4. Menjaga hubungan baik dengan lingkungan Menjaga hubungan baik dengan sesama manusia di lingkungan masyarakat adalah salah satu tanda bahwa manusia adalah makhluk sosial. Hubungan baik yang terjalin ini pasti berkaitan dengan norma-norma dalam kehidupan bermasyaraka dan memberikan dampak positif untuk semua pihak. Contoh terkecilnya adalah adalah menjaga hubungan baik dengan tetangga, sedangkan di sekolah dengan teman sekelas, kakak kelas, ataupun guru-guru. Hal-hal yang bisa dilakukan adalah dengan saling menghormati, saling menghargai, menaati peraturan, bertegur sapa, mengedepankan kepentingan bersama, saling membantu ketika terjadi musibah atau bersikap baik lainnya. Nah, dari hubungan yang terjaga dengan baik akan memberikan dampak positif kedepannya bagi setiap manusia yang terlibat di dalamnya. 5. Memiliki sikap empati dan simpati pada sesama Rasa empati dan simpati ini memiliki kedekatan makna antara satu dan yang lainnya. Keduanya merupakan hal penting yang dapat menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Nah, dalam menjalin suatu hubungan serta memiliki sebuah relasi dengan sesama, setiap orang tentunya perlu untuk bersimpati dan berempati. Lalu, apa sih simpati dan empati itu? Simpati merupakan suatu perilaku dari seorang individu merasa prihatin atau berbelas kasih kepada seseorang atau sekelompok. Rasa simpati ini akan muncul jika melihat kondisi atau kejadian yang dialami seseorang misalnya ketika melihat seseorang sedih, maka kita sebagai makhluk sosial juga ikut merasakan kesedihan walaupun tidak mengalami secara langsung peristiwa tersebut. Mendengarkan teman curhat salah satu bentuk empati. Perasaan empati ini lebih mendalam karena seseorang lebih merasakan perasaan yang dirasakan orang lain serta memiliki keinginan untuk membantu. Contohnya membantu korban bencana alam atau tragedi lainnya dengan datang dan membantu korban secara langsung. Yup, seorang manusia pasti memiliki rasa iba atau perasaan sedih ketika seseorang sedang mengalami sebuah masalah atau kesusahan. Hal itu timbul secara alami dari naluri manusia karena manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Baca Juga Gejala Sosial Klasifikasi, Karakteristik, dan Contohnya Nah, itu dia materi mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Bagaimana? Seru ya belajar sosiologi. Kamu ingin belajar lebih lanjut? Atau masih penasaran? Buat kamu yang ingin belajar lebih lanjut, yuk belajar pakai ruangbelajar. Kamu bisa nonton video belajar, baca rangkuman, dan mengerjakan latihan soal langsung dari satu aplikasi. Download sekarang juga ya! Referensi Waluya, Bagja. 2007. Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat untuk Kelas X SMA/MA. Bandung PT Setia Purna Inves. Sumber Gambar Foto Aristoteles. Tautan pppppppppppppppppppppppppppppppppp qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq wwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee JawabanAgar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,setiap orang berhak untuk mendapatkan Pendidikan, Tempat tinggal, makanan, pakaian dan dllPenjelasanoleh karena itu agar bisa memenuhi hidupnya kita harus bekerja agar bisa memenuhi hidupnya 2. hak untuk mendapatkan ....3. Agar bisa memenuhi kebutuhanhidupnya, setiap orang berhak untukmendapat ....4. Setiap orang mendapat perlakuanyang ... dalam bidang Kita harus menjaga ... ketikaberada di tempat ibadah.​ Jawaban untuk mendapatkan hak3. nasi4. berbeda5. amanahPenjelasanmantap kali ISI DAN PENJELASAN Pasal 28 A Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Makna. Maksud isi tersebut adalah bahwa setiap manusia terutama warga negara indonesia, sejak ia lahir mempunyai hak yang sama dalam hal hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya. Tidak ada satu orang pun yang bisa membeli nyawa orang lain atau menghilangkan nyawa orang lain dengan alasan apa pun. Jika ada yang menghilangkan nyawa orang lain dengan atau apa lagi tanpa alasan, maka orang tersebut harus menanggung hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku. Pasal 28 B 1 Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Makna Maksud pernyataan tersebut adalah bahwa setiap warga negara indonesia memiliki hak yang sama untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Perkawinan yang sah adalah perkawinan dimata hukum Jika tidak, maka keluarga tersebut tidak sah di mata hukum dan hak-hak sebagai warga negara indonesia tidak dijamin oleh sah, maka keluarga tersebut berhak untuk membentuk keluarga dan hak-hak seluruh anggota keluarga tersebut terjamin di mata hukum negara 2 Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Makna Setiap anak sejak dia lahir, memiliki hak untuk hidup,tumbuh, berkembang dan berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Maka, sejak lahir anak tersebut harus di asuh dan diperlakukan selayaknya manusia. tidak boleh ada yang melakukan kekerasan atau pun diskriminasi, walaupun hal tersebut dilakukan oleh keluarganya sendiri. Jika terjadi kekerasan atau diskriminasi atas anak tersebut oleh keluarga sendiri, apalagi orang lain, maka orang yang melakukan kekerasaan atas anak tersebut harus menerima hukuman sesuai hukum yang berlaku di negara orangtuanya sekalipun. Kekerasan terhadap anak merupakan bagian dari bentuk kejahatan anusiaan yang bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia. Pasal 28 C 1 Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Makna Maksudnya setiap orang berhak untuk mengembangkan diri dalam hal pendidikan, teknologi dan pengetahuan, seni budaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan manusia terutama rakyat indonesia. Keluarga berkewajiban membantu mewujudkanhal ini, jika keluarga kurang mampu maka negara berkewajiban membantu mewujudkan hal ini terutama bagi warga negara yang memiliki kemauan dan kemampuan yang besar. 2 Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya. Makna Setiap orang berhak memajukan dirinya secara kolektif unntuk membangun masyarakat, bangsa dan negara indonesia. Setiap orang berhak mencalonkan dirinya untuk menjadi pilihan rakyat dalam hal pembangunan negara dalam arti dapat ikut serta dalam calon Presiden, DPR,MPR,Mentri,Bupati,gubernur, bahkan RT. Atau jika terbeban, dapat membangun bangsa secara sukarela melalui Lembaga Swadaya Masyarakat atau semacamnya. Semuanya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pasal 28 D 1 Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum. Makna setiap orang berhak atas pengakuan dalam arti diakui oleh negara , jaminan dan perlindungan dari negara itu sendiri serta perlakuan yang sama dihadapan hukum . 2 Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Makna Untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan imbalan yang pentas memang tergantung kepada persiapan para pencari kerja tapi pemerintah juga berkewajiban menciptakan banyak lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran semakin menurun dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. 3 Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Makna Negara memberikan hak kepada tiap warga atau masyarakat untuk ikut dalam berpolitik. Negara terlihat berusaha memenuhi kewajibannya. Ini sudah terlihat dari banyak munculnya berbagai partai politik. Tinggal bagaimana para partisipan politik benar-benar bekerja sesuai dengan tugasnya tanpa adanya penyimpangan 4 Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan. Makna Tiap orang berhak atas status kewarganegaraan. Berarti masyarakat mempunyai hak untuk untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan negara serta ikut berpartisipasi dalam berbagai acara nasional seperti pemilu sebagai warga negara Indonesia. Dan karena memiliki status kewarganegaraan Indonesia, berarti masyarakat juga berkewajiban untuk taat terhadap hukum dan peratuaran yang berlaku di wilayah Indonesia Pasal 28 E 1 Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal diwilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali. Makna Setiap orang berhak untuk memilih agamanya sendiri dalam arti dia nyaman dengan agamanya tersebut dan tidak berpindah-pindah agama dan pengajaran untuk menuntut ilmu , memilih pekerjaan mana yang pantas untuk mereka dan sesuai dengan kualitas mereka masing-masing dan memilih negara serta bertempat tinggal dinegara piulihannya tersebut tetapi atas dasar hukum dan pemerintahan yang sah. 2 Setiap orang atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya. Makna Serta pemerintah memberikan kebebasan atas keyakinan yang diyakini oleh warga Negara tesebut dan berhak atas pemikiran dan sikap yang mereka ambil dikehidupan sehari hari sesuai dengan hati nurani yang mereka anggap benar selama semua itu tidak merugikan orang lain. 3 Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Makna Serta setiap Negara menjamin atas kebebasan berorganisasi berserikat dan berkumpul dengan tidak merugikan pihak lain atau Negara itu sendiri dan mengeluarkan pendapat dengan bebas dan mendengar pendapat tersebut dengan baik , baik pendapatnya diterima atau pun tidak diterima Pasal28F Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Makna setiap orang berhak untuk berbicara dan memperoleh informasi dari mana pun dan mengembangkannya dalam masyarakat dengan menggunakan media yang telah tersedia dan tidak merugikan orang lain atau digunakan untuk mencari fakta maka hal tersebut diperbolehkan. Pasal 28 G 1 Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. Makna setiap warga Negara berhak untuk mendapatkan perlindungan dari Negara baik bagi dirinya sendiri, keluarga, kehormatan maupun martabat dan harta benda yang dia miliki dibawah kekuasaannya. Setiap orang pun berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman untuk berbuat atau bertindak yang tidak sesuai dengan hak asasi manusia. Dan bagi orang yang melakukan kekerasan ataupun mencoba untuk melakukan tindakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, maka orang tersebut dapat dipidanakan dan mendapatkan hukuman yang telah diatur oleh Negara tersebut. 2 Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain. Makna Warga Negara pun berhak untuk bebas dari tindakan penyiksaan dan perlakuan yang dapat merendahkan derajat dan martabat manusia. Dan untuk melindungi warganya, maka negara membentuk lembaga di bidang hukum untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan dan kejahatan di masyarakat. Setiap warga negara pun berhak memperoleh suaka politik dari negara lain. Pasal 28 H 1 Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan medapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Makna Setiap orang berhak untuk hidup dengan sehat dan bertempat tinggal yang bersih , aman dan tentram dan mendapat pelayanan kesehatan yang baik , misalnya dalam masyarakat yang tidak mampu diberi kartu sehat agar meringankan biaya mereka , tetapi tidak di salah gunakan 2 Setiap orang mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan. Makna Semua orang sama di depan hukum dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi. Semua berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap bentuk apa pun 3 Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. Makna setiap orang itu berhak atas jaminan dalam bentuk sosial atau kebutuhan hidupnya untuk bertumbuh dan menjadi manusia yang baik dan berpendidikan 4 Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun. Makna setiap orang itu memiliki hak pribadi dan yang milik pribadi itu tidak boleh ada campur tangan atau diganggu gugat oleh orang lain dengan tidak sopan Pasal 28 I 1 Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun. Makna setiap orang lahir bukan untuk disiksa dan hak untuk tidak di siksa misalnya dalam sebuah pekerjaan TKI masih banyak para-para majikan yang menyiksa pembantunya dan itu harus dilaporkan kepada yang berwajib agar merdeka dalam segi hati dan rohani mereka dan kita harus diakui dalam hukum 2 Setiap orang berhak bebas atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu. Makna Setiap orang bebas atas perlakuan seseorang dan mendapat perlindungan dari pemerintah agar tidak terjadi lagi konflik atau perselisihan yang berkelanjutan dan berkepanjangan atau pun permasalahan yang sewaktu-waktu tidak di selesaikan atau tidak terpecahkan sama sekalipermasalahan yang hanya di jadikan sebagai pemanas global saja 3 Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. Makna Budaya harus dihormati, dilestariakan tidak memandang sebalh mata akan budaya kita dan tidak membiarkan akibat perkembangan zaman budaya kita menghilang begitu saja kita harus menjaganya dengan baik agar generasi mudah bisa mengetahui budayanyamasing-masing 4 Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah. MaknaPemerintah harusnya lebih memajukan atau memberikan hak penuh terhadap hak asasi manusia. Agar semua pihak yang mempunyai hak asasi dapat menegakkan hak-hak mereka yang slama ini tidak pernah di anggap oleh pemerintah-pemerintah yang hanya mementingkan kepentingan sendiri atau tidak pernah menganggap serius hak asasi manusia yang tertindas selama ini. 5 Untuk menegakan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan dituangkan dalam peraturan perundangan-undangan. Makna Pemerintah sebaiknya membuat peraturan perundang-undangan yang berisikan bahwa hak asasi manusia harus dijungjung tinggi dan harus diperjuangkan agaar tidak terjadi lagi perselisihan konflik yang menyangkut hak asasi manusia. Pasal 28 J 1 Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Makna Setiap orang itu harus saling menghormati satu dengan yang lain dan tidak ikut campur dalam hak-hak orang tersebut itulah pertandanya kita bernegara dan berbangsa 2 Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. Makna Setiap orang diharuskan untuk selalu mematuhi peraturan yang telah diberlakukan undang-undang. Dimana bagi siapa yang tidak mematuhi peraturan atau melanggar peraturan undang-undang harus dikenakan saksi yang lebih berat dari sebelumnya. Agar tidak terjadi pelanggaran perundang-undangan. sumber

agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya setiap orang berhak untuk mendapat